“Kita berharap nanti koordinasi ke pemerintah provinsi terutama di PUPR kalau tidak salah. Supaya ini dipindahkan ke lokasi yang lain,” kata Rustam kepada tandaseru.com, Jumat (24/6).

Rustam bilang, puluhan tiang pancang yang beratnya bisa beratus ton itu juga telah merusak bangunan talud pada bagian selatan masjid. Pasalnya, semua tiang pancang separuhnya terletak menumpuk di atas badan talud.

“Semua patah itu talud di situ karena beban 3,6 ton (per tiang) coba dikalikan dengan 96 potong tiang itu sudah berapa?,” ungkapnya.

Ia pun berharap, pemindahan ini dapat segera dilakukan Pemprov Maluku Utara melalui instansi terkait demi kelancaran kegiatan maupun perawatan di areal masjid kebanggaan masyarakat Kota Ternate ini.