“Jadi sketsa itu salah satu syarat untuk mendorong seorang pejuang menjadi pahlawan nasional. Oleh karena itu, pengakuan ahli waris tentang sketsa sangat penting, dan hari ini alhamdulillah pihak ahli waris telah menyetujui bahwa sketsa tersebut benar-benar mirip dengan wajah Kapita Banau,” ujar Irfan.

Sementara Andi Sumar Karman mengatakan, dalam pertemuan tersebut terdapat beberapa agenda yang telah dilakukan oleh tim peneliti di antaranya permintaan persetujuan sketsa oleh ahli waris dan pendataan silsilah Kapita Banau.

“Jadi agenda kita hari ini adalah meminta persetujuan terkait sketsa Banau dan juga silsilah keluarganya,” ungkap Andi Sumar.

Ia mengaku dengan adanya pengakuan sketsa Banau oleh ahli waris dan juga pendataan silsilah Kapita Banau tersebut, pihaknya optimis Banau bakal berhasil didorong sebagai pahlawan nasional.

“Kami yakin, inshaa Allah, pengusulan Banau sebagai pahlawan nasional akan berhasil,” tandasnya.