Ia juga berharap adanya komitmen dari semua peserta agar dapat serius mengikuti Rapat Koordinasi yang diselenggarakan selama 2 hari ini hingga selesai.

“Maka saya memandang penting adanya rapat koordinasi yang berkesinambungan antara BPBD dengan OPD lintas sektor maupun pihak swasta dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana seperti yang diselenggarakan hari ini. Saya berharap adanya komitmen dari semua peserta agar dapat serius untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai selesai, sehingga mempunyai manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar dalam laporannya mengatakan, rapat koordinasi ini mengusung tema “Meningkatkan Kolaborasi dan Integrasi dalam Menjalankan Amanat Undang-undang Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Ketangguhan Daerah Menghadapi Bencana”.

“Tujuan rapat koordinasi ini adalah untuk mewujudkan koordinasi lintas sektor yang terampil, tangkas dan tangguh serta memiliki kemampuan teknis dalam rangka penanggulangan bencana di Kota Tidore Kepulauan. Harapannya rapat koordinasi penanggulangan bencana ini dapat membantu atau memberikan solusi kepada masyarakat terhadap dampak dan mengurangi risiko terjadinya bencana,” ujar Muhammad.

Ia menambahkan, kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, terhitung mulai tanggal 8 sampai 9 Juni 2022 di Aula SMA Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari Pemerintah Kota, Tokoh Masyarakat, Pelaku Usaha, Akademisi, Organisasi Pemuda serta Organisasi lainnya yang ada di Kota Tidore Kepualauan.