Tandaseru — Rapat Koordinasi Penguatan pendamping dan pemberdayaan masyarakat desa tahun anggaran 2021 diselenggarakan Kementerian Desa dan PDTT. Rakor dipusatkan di Sahid Bela Hotel Ternate, Maluku Utara, Kamis (26/5) malam.

Kegiatan rakor ini juga dihadiri Dirjen Percepatan Pembangunan Tertinggal Kemendes PDTT Eko Sri Harianto, Wakil Wali Kota Ternate Jasri Usman beserta para koordinator dan pendamping desa tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Maluku Utara.

Sekjen Kemendes Taufik Madjid saat memberikan arahannya sekaligus membuka kegiatan rakor ini menegaskan perihal jalur komando atas perintah menteri itu harus secepat sampai di level bawah. Menurutnya, pendamping desa adalah etalasenya Kementerian Desa. Oleh sebab itu, rakor ini tujuannya untuk mengumpulkan tenaga pendamping profesional program P3MD dengan fasilitator atau tenaga pendamping pada program Tekad.

“Ini sangat penting untuk terus berkoordinasi meskipun dengan cara yang berbeda namun poin besarnya adalah bagaimana mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ucapnya.

Taufik juga berharap penuh adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara berdasarkan rekomendasi apa yang bisa diperbaiki Kementerian Desa terkait dengan Program P3MD lewat TPP maupun program Tekad.