Menurutnya, ini bentuk komitmen Partai Berkarya Provinsi Maluku Utara dalam membangun politik nilai dan demokrasi yang sehat tanpa money politic sesuai asas-asas demokrasi Pancasila secara murni dan konsensus.

Sementara Ketua DPW Partai Berkarya Malut Syamsul Rizal saat dihubungi melalui sambungan telepon menegaskan, keputusan DPW Partai Berkarya Provinisi Maluku Utara itu benar dan sudah menjadi konsensus DPW Partai Berkarya dan DPD Partai Berkarya 10 Kabupaten Kota Provinsi Maluku Utara.

“Tidak menutup kemungkinan kami juga akan membangun komunikasi dengan beberapa partai yang memiliki kesamaan visi membangun Maluku Utara untuk mengusung Sultan Tidore sebagai cagub 2024,” tegas MSR, sapaan akrabnya.

“Kami bukan sekadar menetapkan Sultan Tidore sebagai calon Gubernur Malut 2024. Namun saat ini dari partai kami meminta dan mendaulat Yang Mulia Sultan Tidore Husain Alting Sjah agar dapat menerima permohonan kami kepada beliau. Karena Maluku Utara saat ini dan akan datang butuh perbaikan serius dan hanya Sultan Tidore yang memiliki kapasitas kuat memimpin dan memperbaiki Malut ke depan. Apalagi Pak Sultan Tidore punya pengalaman panjang dalam birokrasi,” urai MSR.

Secara terpisah, Ketua Umum DPP Partai Berkarya Mayjen TNI Purn. Muchdi PR juga mendukung penuh langkah DPW Partai Berkarys Provinis Maluku Utara yang telah menetapkan Sultan Tidore sebagai calon Gubernur Malut 2024.

“Saya kenal baik Pak Sultan Tidore Husain Alting Sjah, jadi Maluku Utara kalau mau maju dan berkembang ke depan sejajar dengan daerah-daerah lain, saya ajak bukan hanya rakyat Maluku Utara tetapi juga semua pimpinan partai politik yang berkomitmen memajukan Maluku Utara mengusung dan memenangkan Pak Sultan Tidore Husain Alting Sjah sebagai Gubernur Maluku Utara,” ujar mantsn Danjen Kopasus dan Deputi V Badan Intelijen Negara ini.