Tandaseru — Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, resmi ditutup, Selasa (5/4).

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Halmahera Barat, Soni Balatjai, menyampaikan dalam Musrenbang tersebut ada ratusan program yang diusulkan. Program ini disinkronkan dari Musrenbang tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Berikut jumlah program yang diusulkan:

FISIK DAN PRASARANA

  • Dinas PUPR: jumlah usulan 245, usulan yang ditolak 9, diterima 236 program.
  • Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup: jumlah usulan tidak ada.
  • BPBD: jumlah usulan tidak ada.
  • Dinas Perhubungan: jumlah usulan 19, ditolak 5, diterima 14.

EKONOMI

  • DPMPD: jumlah usulan 13, ditolak 1, diterima 12.
  • Dinas Kelautan dan Perikanan: jumlah usulan 58, ditolak 1, diterima 57.
  • Dinas Pertanian: jumlah usulan 99, ditolak 21, diterima 78.
  • Dinas Perindag: jumlah usulan 20, ditolak 0, diterima 20.

SOSIAL BUDAYA

  • Dinas Kesehatan: jumlah usulan 10, ditolak 1, diterima 9.
  • Dinas Pendidikan: jumlah usulan 55, ditolak 4, diterima 51.
  • Dinas Sosial/P3A: jumlah usulan 1, ditolak 0, diterima 1.
  • Dinas Kearsipan dan Perpustakaan: jumlah usulan 7, ditolak 0, diterima 7.
  • Dinas Pariwisata: jumlah usulan 44, ditolak 0, diterima 44.

Usulan program yang diterima bakal dibiayai dengan APBD, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus. Pemilahan sumber dana ditentukan setelah verifikasi di tingkat kecamatan.

“Program mana yang masuk dalam DAU dan DAK, ini yang menjadi perhatian dinas karena besok itu sistem aplikasi SIPD ditutup. Untuk itu kami harapkan seluruh dinas, terutama kecamatan, karena mereka yang melakukan verifikasi pada dinasnya masing-masing,” pungkas Soni.