Tandaseru — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi Daerah di Molokai Hotel, Pulau Morotai, 27-29 Maret 2022.

Rakorda dengan tema “Kolaborasi dan Sinergitas Program Kearsipan dan Perpustakaan dengan Lintas Sektoral dalam Rangka Mewujudkan Inovasi di Era Digital” ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Abdul Gani Kasuba yang diwakili Staf Ahli Abuhari Hamzah.

Rakorda tersebut dihadiri Deputi Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Dr. Upriyadi, Bupati Morotai Benny Laos, Kadisarpus Muliadi Tutupoho, Kepala Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta Bappeda 10 kabupaten/kota.

Dalam sambutan Gubernur disebutkan, Rakorda Disarpus merupakan sebuah keinginan yang besar dari penyelenggara kegiatan untuk mengintegrasikan model pengelolaan kearsipan dan pelayanan perpustakaan seiring dengan perkembangan zaman.

Dengan kemajuan teknologi, Disarpus harus mampu memanfaatkan teknologi informasi yaitu dengan menciptakan inovasi baru sebagai langkah yang membuat perpustakaan semakin menarik, mudah dan cepat diakses secara online oleh masyarakat.

Menurut Gubernur, Disarpus saat ini sudah sangat maju dan berkembang dari informasi yang diperoleh melalui berbagai media cetak maupun media sosial.

“Perpustakan setelah mengembangkan konsep Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, banyak sekali tumbuh pusat pembelajaran yang tidak hanya melakukan layanan buku melainkan menjadi fasilitator pengembangan SDM masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur berharap agar rapat koordinasi ini mampu melahirkan gagasan berkualitas serta mewujudkan pelaksanaan gagasan-gagasan tersebut.

Untuk itu, penting untuk membangun koordinasi dengan lintas sektoral dalam rangka mendukung program kerja Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.

Ia menekankan, pejabat di lingkup dinas harus mampu melahirkan inovasi baru yang dapat diterima publik.

Koloborasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan provinsi dan kabupaten/kota untuk memperkuat peran dinas tidak harus bertahan pada ketersediaan anggaran yang bersumber dari pemerintah daerah.

“Karena itu, sudah saatnya kita harus membangun jaringan dengan lintas sektoral yang juga memiliki visi dan misi membangun SDM,” pungkasnya.

Sementara Kepala Disarpus Malut Muliadi Tutupoho dalam sambutannya mengatakan, upaya koordinasi dilakukan guna menciptakan keseimbangan dan menjaga agar suasana dan tingkah laku yang ada saling merespon dan mengantisipasi di setiap lembaga, baik yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung.

“Hal ini supaya kesuksesan setiap lembaga tidak mengganggu atau diganggu oleh lembaga lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Muliadi, diperlukan koordinasi dengan jaringan komunikasi dan informasi yang efektif.

Mantan Ketua KPU Maluku Utara ini menambahkan, Rakorda ini memiliki tujuan dan arti yang sangat penting dalam pengembangan Bidang Kearsipan maupun perpustakaan di Provinsi Maluku Utara ke depan.

“Karena dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi ini akan memunculkan gagasan dan ide-ide yang bersifat inovatif dan saling bersinergi, guna mewujudkan inovasi daerah di era digital sekarang ini,” tandasnya.