Tandaseru — Jembatan Sigela-Yef di Kabupaten Halmahera Selatan yang ambruk beberapa waktu lalu bakal dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara.
Kepala Dinas PUPR Malut Djafar Ismail mengungkapkan, jembatan tersebut tidak lagi dibangun menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT), namun menggunakan APBD 2022.
“Di PUPR ada program pembangunan jembatan ruas jalan Payahe-Dahepodo dan jembatan Sigela-Yef masuk ruas jalan Payahe-Dahepodo, sehingga secara otomatis dibangun oleh Dinas PUPR tahun ini,” ungkap Djafar, Selasa (15/3).
Ia menjelaskan, ruas jalan Payahe-Dahepodo ada beberapa program perencanaan pembangunan jembatan tahun 2022, sehingga anggarannya sudah tersedia dan ada dalam Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) PUPR Malut.
“Anggaran yang tercantum dalam DPA untuk pekerjaan jembatan Sigela-Yef sebesar Rp 3,6 miliar dan saat ini dokumennya sudah disiapkan untuk proses lelang,” jelasnya.
Jembatan Sigela-Yef panjangnya 13 Meter, dibangun sejak tahun 1978 masih zaman Provinsi Maluku. Jika jembatan tersebut ambruk, menurut Djafar wajar, karena sudah puluhan tahun usai jembatan.
“Untuk mempermudah akses masyarakat, saat ini PUPR sudah bangun jembatan darurat. Sementara untuk pekerjaan jembatan permanen, tinggal menunggu proses lelang,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.