“Kunci untuk peningkatan IETPD adalah peralihan penggunaan kanal-kanal digital untuk transaksi Pemda, seperti penggunaan ATM, internet/mobile banking, QRIS hingga e-commerce. Transformasi sistem keuangan pemda juga perlu dilakukan di antaranya adalah penggunaan Surat Perlntah Pencairan Dana (SP2D) online dan pengimplementasian Cash Management System (CMS) yang terintegrasi,” terang Eko.

Seluruh kabupaten/kota yang hadir dalam HLM TP2DD ini sepakat meningkatkan implementasi digitalisasi perekonomian di masing-masing daerah.

Sementara Wakil Gubernur M Al Yasin Ali yang membuka HLM ini menyatakan peran TPID dan TP2DD sangat penting dalam pemulihan ekonomi daerah dan semoga dengan adanya HLM ini tim TPID dan TP2DD dapat menjaga stabilitas ekonomi di Provinsi Maluku Utara.