Tandaseru — Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Maluku Utara menggelar penyuluhan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah di SMA Negeri 3 Kota Ternate, Kamis (10/3).

Hadir dalam kegiatan ini Koordinator Bidang Intelijen Imam, Pelaksana Harian Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Maluku Utara Sumarlin, dan Kepala Seksi Bidang A atau Bidang Ideologi dan Politik.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Maluku Utara Richard Sinaga mengatakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini mengangkat tema terkait masalah kenakalan remaja.

“Kita angkat tema tadi Kamis masalah kenakalan remaja, dan pada intinya supaya bijak menggunakan media sosial,” katanya.

Richard menambahkan, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah adalah program Bidang Intelijen Bagian Seksi Penerangan Hukum Kejati Maluku Utara, di mana program tersebut bernama Penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum.

“Program tersebut salah satunya Jaksa Masuk Sekolah,” jelasnya.

Ia bilang, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kota Ternate ini merupakan kegiatan perdana di tahun 2022. Ke depan kegiatan ini akan dilanjutkan ke beberapa sekolah lagi.

“Ke depannya ada beberapa sekolah yang tetap kita sambangi dalam kegiatan penerangan hukum dalam program Jaksa Masuk Sekolah,” ungkapnya.

“Kita tiga narasumber beserta para staf pendukung dalam melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di SMA Negeri 3 Kota Ternate,” ucapnya.

Jaksa Masuk Sekolah diharapkan memberikan pemahaman terkait kenakalan remaja sehingga anak sekolah bisa menghindari terjadinya kenakalan tersebut.

“Memang sengaja kita mengambil tema yaitu kenakalan remaja karena kita tahu SMA ini kan usia-usia beranjak dewasa atau beranjak remaja, selanjutnya bijak dalam bersosial media, karena saat ini handphone itu bukan lagi kebutuhan yang luks tetapi sudah menjadi kebutuhan yang pokok jadi harapan agar adik-adik kita jangan tersangkut hukum akibat dari kebutuhan pokok itu. Karena kita ketahui sosial media menjadi peran paling penting apalagi di zaman globalisasi saat ini,” pungkasnya.