Tandaseru — Festival Teluk Jailolo (FTJ) yang telah menjadi agenda promosi pariwisata tahunan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali terpilih menjadi salah satu event 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) tahun 2022 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Halbar Fenny Kiat mengatakan, eksistensi FTJ terus dipertahankan sejak masuk berturut-turut dalam Calendar of Event Kemenparekraf RI sejak 2018, 2019 dan 2020. Kemudian di tahun 2021 dan 2022 FTJ terus mendapat posisi sebagai salah satu event yang dipilih oleh Kemenparekraf dalam KEN.
“Beberapa tahapan dilalui saat mendaftarkan FTJ dalam nominasi KEN. Setelah lulus dari tahap seleksi administrasi dilanjutkan dengan tahap presentasi yang dinilai oleh tim kurator yang ditunjuk oleh Kemenparekraf RI. Akhirnya terpilihlah 110 event di mana Provinsi Maluku Utara yang berhasil terpilih dalam KEN yaitu Festival Teluk Jailolo, Tokuwela Morotai Festival dan Festival Fagogoru,” ungkap Fenny, Rabu (2/3).
Festival Teluk Jailolo 2022 sendiri akan mengusung tema “Rise and Shine: Wonderful Culture of the Spice Islands”. Tema ini dimaksudkan menjadi motivasi kebangkitan pariwisata usai redup dihantam pandemi.
Meskipun pada tahun 2021 dilaksanakan secara hybrid, kata Fenny, FTJ mampu beradaptasi dan berinovasi dalam pengembangan pemasaran pariwisata.
FTJ diharapkan mampu menjadi penyemangat para pekerja usaha jasa pariwisata dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan promosi sehingga bisa menjadi multiplier effect pada sektor-sektor lainnya.
“Untuk itu mari sama-sama sukseskan FTJ 2022 dengan tetap mencintai kekayaan dan potensi pariwisata dan budaya sendiri, berwisata di negeri sendiri untuk membangkitkan ekonomi Kabupaten Halmahera Barat,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.