Tandaseru — Komunitas Eco Enzyme Maluku Utara melaksanakan pertemuan perdana dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan ketat, Sabtu (5/2), di Benteng Oranje Ternate. Pertemuan ini dihadiri berbagai kalangan baik praktisi, mahasiswa dan ibu rumah tangga.

Ishak Nasir selaku inisiator pembentukan komunitas Eco Enzyme Maluku Utara ini mengaku sebelumnya komunikasi antaranggota grup hanya sebatas diskusi via WhatsApp Grup. Komunitas ini lantas didirikan sebagai bentuk pemberian solusi tentang pemanfaatan limbah organik, utamanya buah dan sayur, yang selama ini banyak yang berakhir di TPA Takome tanpa ada pengolahan apapun.

Pada pertemuan perdana, agendanya adalah curhat gagasan tentang eco enzyme sekaligus praktik langsung pembuatan eco enzyme. Narasumber yang dihadirkan adalah Dr. Sukardi Abbas, S.Pd, M.Pd.Si (Ketua Penjamin Mutu IAIN Ternate) dan Abu Rizal, SP, MMA.

Hasil pertemuan tersebut, komunitas Eco Enzyme Maluku Utara akan bekerja sama dengan semua stakeholders di Provinsi Maluku Utara untuk menyebarluaskan eco enzyme dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat luas.

“Komunitas Eco Enzyme Maluku Utara dalam waktu dekat akan fokus pada pembersihan dan upaya meningkatkan kualitas sumber-sumber air di Kota Ternate seperti Danau Ngade, Danau Tolire Kecil, Mata Air Ake Santosa, dengan cara menebarkan cairan eco enzyme ke dalam danau. Selain itu akan dibuka sekretariat komunitas Eco Enzyme sebagai pusat interaksi bagi masyarakat yang ingin belajar dan praktik pembuatan eco enzyme,” terang Ishak.

Lahirnya komunitas Eco Enzyme juga mendapat dukungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate. Kepala Bidang Pengendalian Kerusakan dan Pencemaran Lingkungan DLH Kota Ternate M Syarif Tjan yang juga hadir dalam pertemuan tersebut memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas lahirnya komunitas ini.

Syarif mengatakan, DLH akan mengajak komunitas Eco Enzyme untuk membuat eco enzyme dalam skala besar dengan melibatkan semua masyarakat, terutama para ibu rumah tangga. Eco enzyme ini memiliki cukup banyak manfaat. Selain untuk menjernihkan air, juga untuk menyuburkan tanaman.