Tandaseru — Jalan alternatif menuju Kantor Bupati dan RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara, mengalami kerusakan berat. Ruas jalan yang sebelumnya aspal itu kini berlubang ‘raksasa’ lengkap dengan lumpur tebal.

Kerusakan jalan yang masuk wilayah Desa Dehegila, Kecamatan Morotai Selatan, ini diduga akibat sering dilalui kendaraan berat.

Hamid Mandea, salah satu pengguna jalan yang rumahnya dekat lokasi itu, mengaku kerusakan tersebut sudah terjadi sejak 3 bulan lalu. Padahal jalan itu sangat strategis dilalui para pengendara menuju Kantor Bupati dan RSUD Ir Soekarno.

“Jalan parah samua. Ini so sekitar 3 bulan rusak sampe tong (kita, red) tara bisa lewat kasana,” ungkapnya kepada tandaseru.com, Selasa (25/1).

Ruas jalan ini juga menghubungkan SP 2 dan SP 3 Desa Dehegila.

“Kalau bisa cepat perbaiki saja jalan yang rusak ini. Dia menghambat sekali tong kasana kemari, kalau oto kecil tara bisa lewat dong (mereka, red) langsung balik,” terang Hamid.

“Truk yang besar sering lewat sini, oto yang angkat material. Tapi sampe tarada yang peduli akan deng jalan,” tambah dia.

Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Ramlan Drakel, yang dikonfirmasi terpisah mengaku perbaikan jalan yang rusak sudah dianggarkan semua dalam APBD tahun ini.

“Masuk dianggarkan di 2022 untuk jalan Morotai Selatan. Nanti mau diperbaiki semua yang rusak-rusak itu, baik di utara maupun selatan,” kata Ramlan.