Tandaseru — Speedboat bantuan Kementerian Perhubungan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Air Kadai, Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Pulau Taliabu, Maluku Utara, dibiarkan mubazir.
Padahal speedboat seharga ratusan juta rupiah itu diharapkan dapat menunjang pendapatan desa dan sebagai alat transportasi masyarakat di Kecamatan Taliabu Timur selatan yang belum memiliki jalan penghubung antar kampung di daerah itu.
Pantauan tandaseru.com, Rabu (19/1), speedboat BUMDes yang baru beberapa kali digunakan sebagai alat transportasi di Kecamatan Taliabu Timur Selatan, Kecamatan Tabona dan Kecamatan Taliabu Selatan sejak diserahkan tahun 2020 lalu itu kini dibiarkan terbengkalai di ujung Desa Waikadai.
Menurut informasi, speedboat tersebut telah mengalami kerusakan mesin sejak 2020 dan kini tak difungsikan sama sekali. Alhasil, ketergantungan masyarakat tiga kecamatan akan alat transportasi ke ibu kota Kabupaten Pulau Taliabu hanya dapat dipenuhi oleh speedboat luar daerah.
Sementara itu, Kepala Desa Air Kadai, Jonson Duwila, belum dapat dikonfirmasi sehingga belum dapat diketahui penyebab kerusakan speedboat tersebut.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.