Tandaseru — Pembangunan Jailolo Trade Center (JTC) di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, bakal disertai terminal baru. Pembangunan mulai dilakukan pada 2022.

Kepala Dinas Perhubungan Halbar, Marten Baura, mengatakan DIPA Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Dishub menyebutkan adanya pembangunan terminal baru Kecamatan Jailolo yang dikonsepkan masuk dalam JTC.

“Masuk dalam perencanaan secara keseluruhan satu paket JTC, membangun Kota Jailolo. Di situ ada pembangunan terminal baru letaknya di ruas jalan belakang Hoku-hoku – Payo karena ada pembebasan lahan 30 hektare. Kalau Terminal sembernya dari DAU,” kata Marten, Kamis (30/12).

Sebelumnya, terminal baru itu dirancang pembangunannya menggunakan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Namun dari total usulan PEN Rp 350 miliar belakangan hanya disetujui Rp 200 miliar.

“Akhirnya terminal baru tidak bisa masuk, maka digeser ke DAU. Tetapi perencanaan keseluruhan itu ada di PUPR, saya fisik pembangunannya. Total anggaran Rp 12 miliar kemudian dibagi Rp 1 miliar untuk perencanaan di PUPR,” terang Marten.

Di sisi lain, ada pula anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dianggarkan untuk pembangunan jembatan gantung di belakang kawasan Trans Gang 3 Desa Tibobo, Kecamatan Sahu Timur.

“Finalisasi sudah fix bakal dilakukan dan hitungan RAB oleh PUPR dengan anggaran Rp 1, 7 miliar, pekerjaan fisiknya Dishub,” sambung Marten.

Andi Isa, PPK Perencanaan Maket JTC, saat dikonfirmasi membenarkan adanya perencanaan pembangunan terminal baru di kawasan JTC.

“Maket masterplan kawasan perdagangan termasuk dengan terminal baru di dalamnya, dibangun tahun 2022 di Jailolo Trade Center,” pungkasnya.