Tandaseru — Tahun ini, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kecipratan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 23 miliar lebih.
Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 245 sekolah di Halbar.
“Jadi dana BOS untuk tahun ini Rp 23 miliar lebih untuk SD dan SMP,” ungkap Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halbar, Catur Aribowo, Kamis (23/9).
Penyaluran dana BOS di tiap sekolah tergantung jumlah siswa. Semakin besar siswa maka semakin besar pula bagian BOS sekolah.
Ada 175 SD yang mendapat penyaluran dana BOS dengan total anggaran Rp 15 miliar lebih. Sedangkan untuk SMP sebanyak 65 sekolah dengan besaran total Rp 8 miliar lebih.
“Jadi untuk SD, per siswa yang akan mendapatkan dana BOS itu Rp 1.150.000, sementara SMP per siswa dapat Rp 1.450.000,” terang Catur.
Saat ini, sambungnya, penyaluran dana BOS sudah akan memasuki tahap tiga sebesar 25 persen.
“Karena porsi penyaluran dana BOS dibagi tiga tahap. Tahap pertama bulan April 25 persen, tahap dua bulan Mei 50 persen, dan bulan November 25 persen,” ujarnya.
Penyaluran dana BOS untuk sekolah negeri dan swasta, kata Catur, memiliki sedikit perbedaan. BOS untuk swasta, menurutnya, sifatnya hibah.
“Jadi beda dengan sekolah negeri. Kalau sekolah negeri itu dana BOS ditransfer dari Kementerian Keuangan langsung masuk di rekening sekolah,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.