Tandaseru — Warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Maluku Utara, melakukan demonstrasi di PT Pertamina (Persero) Ternate, Senin (30/8).

Aksi ini dipicu kekecewaan warga lantaran puluhan nelayan di Jambula kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Ketua Pemuda Kelurahan Jambula, Fahri Robo mengatakan, aksi unjuk rasa ini sebagai bentuk kekecewaan nelayan terhadap PT Pertamina yang dianggap belum sepenuhnya mengakomodir semua masalah yang dimasukkan masyarakat Jambula.

Ia bilang ada beberapa poin yang dimasukkan masyarakat ke PT Pertamina diantaranya penyediaan BBM terhadap nelayan, disusul ketenegakerjaan dari pemuda, CSR, pembuatan jembatan wisata, kesehatan, pembuatan STQ, pemberdayaan olahraga untuk regenerasi pemuda dan sanggar. Beberapa program ini belum diakomodir pihak PT Pertamina.

Menurutnya, PT Pertamina hanya merealisasikan pelatihan perbengkelan dan listrik. Itu pun pelatihannya hanya satu pekan.

“Ini tidak sesuai dengan program kami. Masak kami ajukan lain, realisasi lain. Tentu ini kami tidak terima,” ungkapnya.

Ia bilang, ini seolah-olah pihak Pertamina memaksakan keadaan. Seharusnya, Pertamina mencari solusi, jangan masyarakat ajukan lain realisasi lain, dan tidak sesuai dengan permintaan masyarakat.

Jika program yang diajukan ini tidak diakomodir, sambungnya, masyarakat tetap boikot jalan utama Pertamina.

“Kita juga minta Pak Wali Kota bisa meluangkan waktu hadir untuk bisa menyelesaikan persoalan ini,” tandasnya.