Di samping itu, kita diingatkan dengan negara-negara modern yang telah sekian lama mengembangkan beragam varian alat perang berteknologi tinggi. Sebagai angan-angan untuk sewaktu-waktu mengahadapi perang, juga kerap digunakan untuk menebar ketakutan dan ancaman kepada lawan. Akan tetapi, saat ini menjadi “sia-sia” kecuali bila alat-alat itu berada di Afghanistan atau di Jalur Gaza. Adanya malah tak berfungsi sama sekali. Mesin-mesin kebanggaan negara dan bangsa itu kini tak ubahnya seperti pajangan koleksi di museum kuno.
Sekali lagi, serangan virus mempertontonkan sikap kocar-kacir negara. Dan memang harus diakui dalam tragedi sejarah peradaban manusia pernah ada kemunculan virus dengan daya tular cepat dan daya bunuh tinggi, itu sekitar abad ke-14 yang berlangsung selama 500 tahun. Pandemi kala itu orang mengenalnya sampai hari Anda membaca ulasan ini sebagai Wabah Hitam atau Black Death yang pernah menggulung puluhan juta manusia atau sepertiga hingga dua pertiga nyawa dari populasi manusia di tanah Eropa. Laporan sejarah menyebutkan, virus pertama kali ditularkan oleh tikus melalui kutu hewan pengerat yang terbang kepada manusia.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.