Tandaseru — Proyek pekerjaan pembangunan Masjid Raya Sofifi di ibukota Provinsi Maluku Utara harus menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya kondisi pandemi Covid-19 dan faktor alam.

Meski begitu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Maluku Utara tetap fokus menuntaskan target pembangunan tahun ini. Saat ini, progres pekerjaan masjid sudah mencapai 70 persen.

Target pekerjaan saat ini yakni pemasangan keramik, plafon lantai satu, pemasangan paving dan juga pekerjaan lainnya terus berjalan. Jika terkendala hujan pada satu titik maka pekerjaan dialihkan ke titik lain untuk sementara.

“Kondisi cuaca yang sedikit kendala, juga faktor negara secara global masih dilanda Covid-19. Namun beberapa titik pekerjaan kita tetap fokus untuk bisa capai target hingga September nanti. Sebagian pemasangan paving, keramik juga sudah mulai kita pasang,” ungkap PPK Dinas PUPR Maluku Utara, Hartanto.

Saat ini, tahapan pekerjaan sudah 70 persen. Kendala yang dihadapi kala ini adalah tenaga ahli yang masih berada di luar daerah belum bisa datang dikarenakan kondisi pandemi di Pulau Jawa dan sekitarnya sehingga beberapa tenaga ahli masih dalam tahapan komunikasi.

Hartanto juga berharap agar target pekerjaan khususnya Masjid Raya Sofifi bisa terlaksana. Sebab masjid akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran tingkat nasional tahun ini.