“Sehingga berjalan sesuai dengan perencanaan. Sekkot juga harus mampu membaca dinamika yang berkembang di dalam masyarakat, terutama untuk mempersiapkan dan mengintegrasikan segala potensi guna mendukung setiap kebijakan,” katanya.

Wali Kota berpesan, sebagai pejabat yang menjadi pimpinan administrasi pemerintahan, Sekkot harus menjadi motor penggerak bagi ASN untuk memiliki tiga aspek yakni kualifikasi, kompetensi dan kinerja dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat.

“Untuk pejabat lama, kami ucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerja cerdas selama hampir 8 bulan membantu saya dan Wakil Wali Kota,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Ismail menggantikan Pj Sekda M. Miftah Baay dan Sekda definitif sebelumnya, Asrul Sani Soleman, yang meninggal dunia tahun lalu.

Ismail dinyatakan terpilih sebagai Sekkot setelah melewati tahapan seleksi. Ia mengungguli dua kompetitor lain, yakni Miftah Baay dan Kepala Dinas Pertanian Tikep Imran Jasin.