Tandaseru — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Ternate mengimbau seluruh masyarakat yang ada di wilayah Provinsi Maluku Utara agar tetap waspada dengan cuaca ekstrem yang disebabkan dampak tidak langsung Siklon Tropis 94W.

Koordinator Data dan Informasi BMKG Ternate, Setiawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi nasional yang merupakan instruksi langsung dari BMKG pusat untuk melakukan antisipasi potensi cuaca siklon tropis.

“Kami ditugaskan untuk menjaga penuh, kami juga koordinasi dengan beberapa pihak yaitu BPBD dan TNI-Polri untuk tetap antisipasi hal-hal yang akan terjadi,” kata Setiawan, Kamis (15/4).

Ia bilang, dengan adanya Siklon Tropis, cuaca di Malut pada 15 sampai 22 April diprediksi membahayakan. Di mana kecepatan angin mencapai 40 sampai 60 kilometer per jam.

“Bukan cuma angin saja, tetapi antisipasi dengan adanya gelombang yang beberapa wilayah termasuk Morotai dan Lautan Maluku sebelah barat Kota Ternate,” ujarnya.

Setiawan menambahkan, BMKG juga memberikan peringatan kepada masyarakat di beberapa media untuk tetap waspada dengan menyiapkan diri sehingga risiko tidak begitu besar.

“Masyarakat juga waspada dengan adanya tinggi gelombang hingga 3 sampai 6 meter di daerah Morotai dan Loloda harus waspada terutama para nelayan dan transportasi laut,” tandasnya.