Tandaseru — Proyek pembangunan Jembatan Air Baleha di Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, kini menggunakan material dari sungai Desa Baleha.

Salah satu warga Desa Baleha saat ditanya perihal timbunan jembatan mengaku belum lama ini dibangun.

Dong (mereka, red) timbun belum sampai satu minggu ini,” ungkapnya kepada tandaseru.com, Sabtu (6/3).

Kontraktor pembangunan Jembatan Air Baleha, Abraham Pranotoadi yang dikonfirmasi terpisah membenarkan timbunan tersebut baru saja dilakukan beberapa hari kemarin.

“Baru kemarin kita timbun,” katanya.

Abraham mengaku, material yang digunakan untuk timbunan jembatan dengan nilai kontrak Rp 3 miliar lebih tersebut diambil dari sungai Desa Baleha.

Pembangunan Jembatan Air Baleha di Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur. (Tandaseru/Samsur Sillia)

“Ambilnya di Sungai Baleha itu, sekalian normalisasi. Itu sirtu,” ungkapnya.

Meskipun kontrak pekerjaan berakhir pada Februari 2021 kemarin, Abraham bilang untuk pekerjaan tersebut sudah ada adendum (perpanjangan masa kerja, red).