Tandaseru — DPD PDI Perjuangan Maluku Utara meminta semua pasangan calon yang diusung partai berlambang banteng itu bersikap legawa dan mengakui kemenangan lawan. Hal ini diungkapkan Ketua DPD PDIP Malut Muhammad Sinen, Selasa (15/12).

Di hadapan awak media di Kepulauan Sula, Sinen mengajak seluruh kontestan dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 untuk mengakui kemenangan rival politik dalam kontestasi tersebut. Ia menyebutkan, di delapan kabupaten/kota penyelenggara Pilkada di Malut, PDIP baru positif menang di tiga kabupaten/kota, yakni Kota Tidore Kepulauan, Kepulauan Sula dan Halmahera Selatan.

“Yang direkomendasikan PDIP itu tiga daerah sudah final menang, yakni Sula, Kota Tidore dan Halmahera Selatan,” tuturnya.

Sedangkan di beberapa daerah lain, Sinen meminta agar setiap paslon yang diusung PDIP harus mengakui kekalahan dan mengapresiasi kemenangan paslon lain.

“Kita harus mengapresiasi dan mengakui kemenangan kandidat lain. Kita harus kasih apresiasi untuk yang menang,” kata Sinen.

Ia menambahkan, kalaupun ada upaya-upaya hukum yang akan ditempuh, minimal jangan ciptakan kegaduhan pada situasi kamtibmas. Sebab pada akhirnya rakyat juga yang dikorbankan.

“Sebagai politisi harus berjiwa besar. Kita harus mengakui kemenangan. Di samping kita sebagai manusia biasa, kemenangan itu juga kehendak dari atas. Kalau kita mau melawan, otomatis kita melawan kehendak Tuhan,” tukas Wakil Wali Kota Tikep ini.