Tandaseru — Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Petahana Kabupaten Pulau Taliabu Aliong Mus-Ramli (AMR), Sukardinan Budaya mengapresiasi langkah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang kembali mengalokasikan anggaran Rp 25 miliar untuk pembangunan jalan di wiilayah Taliabu pada 2021 mendatang.
“Pengalokasian anggaran untuk kelanjutan pembangunan jalan di Taliabu lewat pagu anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bukti Pemda punya komitmen dan perhatian yang tinggi dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah ini,” kata Sukardinan yang juga Ketua Komisi I DPRD Pulau Taliabu itu.
Ia mengatakan, langkah yang diambil TAPD dalam sisa masa akhir periode pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati definitif Aliong Mus-Ramli saat ini adalah langkah yang sangat tepat dan pantas diberikan dukungan serta apresiasi.
“Saya sebagai anggota DPRD dan juga Pimpinan Pengurus Partai Kebangkitan Bangsa Taliabu menyambut baik langkah TAPD tersebut,” jelasnya.
Dia bilang, dengan keterbatasan postur APBD Taliabu yang tidak bisa menjawab semua tuntutan dan keinginan masyarakat yang cukup beragam dalam 4 tahun terakhir, langkah satu-satunya adalah dengan melakukan realokasi anggaran secara bertahap terhadap setiap program yang menjadi prioritas.
Lebih lanjut, Sukardinan yang juga Sekretaris Tim Pemenangan Aliong-Ramli itu menjelaskan, Kabupaten Pulau Taliabu ini fondasi pembangunannya baru diletakkan sejak masa pemerintahan bupati definitif pertama Aliong Mus-Ramli pada 2016 lalu. Dan pada tahun itu juga mereka baru dilantik sebagai kepala daerah pertama pascapemekaran Taliabu.
Itu artinya, sebagai pemerintahan baru di daerah otonomi baru saat itu, tercatat hampir 1 tahun pemerintahan mereka masuk dalam masa transisi untuk menyiapkan banyak hal yang berkaitan dengan urusan pemerintahan Taliabu ketika itu. Dari fakta perjalanan pemerintahan yang belia dan periode kepemimpinan AMR yang masih cukup singkat ini tentu sangat tidak mungkin merealisasikan apa yang menjadi tuntutan dan keinginan masyarakat di semua sektor pelayanan dasar publik hari ini.
“Aliong Mus-Ramli punya semangat membangun yang tinggi, mereka hanya butuh waktu 1 periode lagi untuk menuntaskan apa yang menjadi keinginan dan cita-cita masyarakat Taliabu hari ini. Publik harus rasional serta realistis, agar tidak sepihak memvonis kegagalan pemerintah ini tanpa dasar dan argumentasi yang sehat,” katanya.
Sembari membandingkan, Taliabu dan Pulau Makian yang notabene rentang kendali dan aksesnya lebih dekat dengan pusat ibukota Provinsi Maluku Utara serta didukung dengan putra-putra terbaik Makian yang menjadi Gubernur dua periode seperti Thaib Armayn, aksesnilitas jalan darat lingkar Pulau Makian juga belum terjawab.
“Jangankan jalan lingkar Pulau Makian. Akses jalan antardesa di sejumlah desa di wilayah itu juga tidak tersambung. Begitu juga dengan akses jaringan telekomunikasi juga masih sangat sulit dijangkau dari beberapa desa di wilayah pulau tersebut,” terangnya.
Dari fakta perbandingan antardaerah ini, kata Sukardinan, publik perlu realistis dan tidak sepihak memvonis pemerintahan AMR.
“AMR harus dua periode agar keinginan dan tuntutan pembangunan yang diinginkan masyarakat Taliabu dapat terjawab,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.