Tandaseru — Calon Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Ahmad Zakir Mando mengatakan, untuk menyelesaikan sejumlah masalah daerah itu mudah jika ada niat. Hal itu diungkapkannya saat berkampanye di Desa Bobo, Kecamatan Jailolo, Senin (9/11) malam.

“Menyelesaikan masalah daerah itu mudah jika ada niat. Kebanyakan tidak mau melakukan itu, karena mau gunakan untuk proyek,” kata Zakir dalam orasi politiknya.

Menurut cabup nomor urut 3 ini, dalam kampanye yang terpenting adalah memaparkan progam kerja. Namun harus diketahui juga kondisi birokrasi di Halbar terbilang cukup memprihatinkan.

“Mengubah wajah Kota Jailolo itu mudah bila ada niat. Maka berikan saya kesempatan untuk sulap ini. Sebab konsep ZAMAN-PAY adalah membangun Halbar berbudaya tanpa melakukan pinjaman,” ungkapnya.

Sementara Anggota DPRD Robinson Missy yang juga tim pemenangan ZAMAN-PAY mengatakan, Desa Payo, Bobo dan Saria yang kerap disingkat Pabos memiliki sumberdaya manusia (SDM) yang sangat luar biasa. Jika tidak ada satu pun yang menduduki jabatan birokrasi saat ini maka ZAMAN-PAY akan mengubahnya.

“Saat ini pertandingan telah selesai. Dan perlu diingat, dalam politik, mau doktor dan profesor tetap sama. Itulah politik, sehingga dibutuhkan tim sukses hingga di tingkat desa,” ujar Robinson.

Dia menegaskan, jika ada isu yang menyatakan dirinya mendukung pasangan calon lain selain Ahmad Zakir Mando-Pdt. Alpinus K. Pay maka itu tidak benar. Robinson menyatakan politikus Partai Golkar seperti dirinya sangat setia dan tunduk terhadap perintah partai.

Politikus Golkar Joko Ahadi menambahkan, jika ada isu yang menyebutkan ZAMAN-PAY tak kuat di wilayah Kecamatan Loloda, maka itu juga tak benar. Sebab saat ini relawan saja sudah berjumlah 700 orang lebih.

“Ini momen ganti pemimpin. Jika sudah tidak ‘hidup’ harus diganti. Pabos bila sudah komitmen selalu memberikan kemenangan setiap paslon bukti beberapa kali telah menjadikan 3 anggota DPRD. Dan luar biasa SDM disini sangat banyak,” ucapnya.