Tandaseru — Kota Ternate mengalami penurunan status penyebaran Covid-19. Jika sebelumnya penyebaran virus di Ternate berstatus risiko sedang, saat ini statusnya turun menjadi risiko rendah.

Selain Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah juga turun statusnya. Sedangkan tujuh kabupaten/kota lainnya di Provinsi Maluku Utara masih berstatus risiko sedang.

Kepala Operasional Satuan Tugas Covid-19 Kota Ternate M. Arif Gani saat dikonfirmasi Selasa (10/11) membenarkan hal tersebut. Dengan begitu, kata Arif, sekolah sudah dapat dibuka kembali.

“Dengan penurunan status saat ini maka sekolah sudah bisa dibuka namun harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan penurunan status ini maka tidak ada lagi tambahan kasus baru.

“Semoga tidak ada lagi tambahan kasus baru,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Ibrahim Muhamad yang dikonfirmasi terpisah mengaku pekan depan sekolah sudah bisa dibuka kembali. Keputusan ini tak lepas dari penurunan status Kota Ternate.

“Pembukaan sekolah pada pekan depan masih tetap melakukan simulasi terlebih dahulu, dengan masuk menggunakan shift belajar,” jelasnya.

Menurut Ibrahim, setelah mendapat informasi penurunan status dari Satgas Covid-19, Dinas Pendidikan segera menyurati Satgas untuk melakukan pembukaan sekolah.

“Sambil menyurati kita melakukan persiapan, mengumpulkan kepala sekolah untuk memberitahukan informasi ke siswa dan sterilkan kondisi ruang belajar,” tandasnya.