Tandaseru — Kelulusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara yang diumumkan pekan kemarin tidak memenuhi kuota Pemerintah Kabupaten Halut yang tersedia. Dimana dari 103 formasi, hanya 83 kuota formasi yang terisi.
Kondisi ini membuat Badan Kepegawaian Daerah Halut akan kembali mengajukan permintaan kuota CPNS ke Badan Kepegawaian Negara sebanyak 600 formasi.
“Kami bakal mengusulkan 600 kuota CPNS di tahun 2021,” ungkap Kepala BKD Halut Efraim Oni Hendrik, Senin (2/11).
Oni bilang, kebutuhan CPNS di Halut masih sangat banyak. Jika dipersentasekan, tenaga pengajar dan tenaga kesehatan lah yang masih sangat minim.
“Sehingga kami bakal kembali mengusulkan ratusan kuota CPNS di berbagai formasi yang ada di seluruh instansi atau OPD. Pemda tentu nanti hanya sebatas mengusulkan. Namun itu merupakan wewenang pihak BKN pusat untuk melakukan pengkajian tentang jumlah PNS di Halut serta instansi pemerintah serta cakupan wilayah. Tentu juga menyinkronkan dengan kekuatan keuangan daerah,” paparnya.
Oni menambahkan, usulan ini dilakukan karena minimnya PNS di Halut berdampak pada pelayanan masyarakat, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan.
“Kami sangat butuh CPNS di Halut. Formasi yang kami butuhkan salah satunya dokter THT. Secara keseluruhan tenaga medis dan guru berkisar 400 lebih. Sementara teknis 100 lebih,” tandas Oni.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.