Tandaseru — Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Keadilan Sejahtera Kota Ternate Abdulrahman Salam mengundurkan diri dari partainya. Keputusan ini diambil setelah Abdulrahman memilih mendukung salah satu Calon Wali Kota Ternate yang tak diusung partainya.

Dalam siaran pers yang diterima tandaseru.com, Minggu (11/10), Abdulrahman memutuskan mendukung pasangan calon M. Yamin Tawary-Abdullah Tahir (YAMIN-ADA). PKS sendiri diketahui mengusung paslon Merlisa Marsaoly-Juhdi Taslim dalam Pemilihan Wali Kota Ternate 2020.

Abdulrahman beralasan, Yamin dan Abdullah siap sedia menandatangani nota kesepahaman untuk kepentingan pengembangan sumber daya manusia masyarakat Ternate.

“Saya bersama kawan-kawan di Ternate menginginkan kandidat yang benar-benar komitmen mendorong sumber daya manusia masyarakat Ternate. Kita butuh program yang menyentuh langsung dengan aspek pendidikan dan kesehatan. Terutama pendidikan untuk kalangan masyarakat tak mampu yang ingin menyekolahkan anaknya di strata lanjut, S2 maupun S3,” ungkap Abdulrahman.

Dia bilang, harus ada bantuan beasiswa untuk anak-anak Ternate yang lanjut studi strata dua (S2) dan strata tiga (S3). Lebih dari itu, ia memilih calon yang siap membangun asrama mahasiswa Pulau Hiri di Ternate, sekaligus membangun asrama mahasiswa Ternate di Yogyakarta.

“Karena mahasiswa Ternate paling banyak menempuh pendidikan di Yogya,” sambungnya.

Dalam perjalanan pembangunan di Kota Ternate, kata Abdulrahman, anak Ternate merasa pemerintah tidak pernah berbicara soal pengembangan sumber daya manusia Ternate, terutama anak-anak pribumi. Anak-anak pribumi yang dalam hal ini adalah anak-anak yang terlahir di Ternate, yang orang tuanya berasal dari Makian, Tidore maupun etnis lainnya. Begitu juga dengan anak-anak yang orang tuanya beretnis Ternate.

“Kita tidak butuh program kandidat yang dianggap tidak rasional serta tidak pro terhadap pengembangan sumber daya manusia di Ternate. Kita juga inginkan kandidat yang mendorong semangat literasi anak-anak muda Ternate, dengan berkomitmen membuat Festival Buku setiap tahun di Ternate serta membangun rumah baca di setiap kelurahan yang ada di Ternate,” tegasnya.

Abdulrahman Salam, yang juga merupakan salah satu anak muda yang memiliki semangat mengawal proses pengembangan sumber daya manusia anak Ternate telah mempertegas sikapnya dengan akan menandatangani MoU bersama Calon Wali Kota Ternate M. Yamin Tawary dalam hal pengembangan sumber daya manusia anak Ternate.

“Iya, Ko Yamin Tawary masa kecil di Hiri, orang tua beliau lama mengabdi di Hiri, makanya beliau paham akan culture kita di Ternate, paham akan psikologi masyarakat Hiri dan Ternate. Karena secara emosional identitas ke-Ternate-an melekat pada diri beliau, beliau tahu benar bahasa Ternate. Dan hemat saya, bahasa adalah identitas yang melekat erat pada diri beliau. Sehingga beliau bersedia berkomitmen menerima masukan-masukan kita dengan kesepakatan tertulis,” tutur Rahman.

“Ini rumah kita semua. Keprihatinan terhadap anak-anak Ternate yang cinta akan literasi perlu didorong dengan adanya kebijakan yang berpihak pada kepentingan masa depan sumber daya manusia Ternate. Makanya saya bersikap untuk mengundurkan diri dari PKS karena komitmen pengembangan sumber daya manusia bersama anak-anak Ternate,” tandas Abdulrahman.