Tandaseru — Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman (TULUS) menggelar kampanye di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Jumat (2/10) malam. Dalam tatap muka dengan warga, pasangan nomor urut 2 ini menyoroti persoalan lingkungan seperti sampah dan banjir.
Jasri Usman menuturkan, masalah lingkungan tersebut harus dihadapi oleh pemimpin yang paham, bekerja secara ikhlas, serta memberi solusi secara berkeadilan.
“Pilih pemimpin yang betul-betul tahu kerja, punya rekam jejak atau pengalaman. Pemimpin yang action cepat jika ibu-bapak menghadapi masalah di lingkungan Anda,” ujar Jasri mengawali kampanye.
Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ini menyatakan setiap warga negara bebas menentukan hak pilih pada 9 Desember nanti. Namun ia meminta warga untuk jeli menilai tipikal calon pemimpin untuk 5 tahun mendatang.
“Jangan terjebak dengan bujuk rayu, apalagi mendapat tekanan dari oknum-oknum tertentu,” ujarnya.
Jasri menegaskan, ia optimis bersama Tauhid dapat memenangkan pertarungan Pilwako Ternate kali ini. Pasalnya, instrumen politik yang dinakhodainya merupakan partai pemenang di Kota Ternate.
“PKB itu pemenang di Kota Ternate, dan kali ini saya siap mendampingi Bapak Tauhid untuk memenangkan pertarungan Pilwako 9 Desember nanti,” papar Jasri disambut riuh tepuk tangan warga.
Masalah banjir dan sampah juga dipertajam calon Wali Kota M. Tauhid Soleman. Tauhid memaparkan, Ternate saat ini banyak permasalahan yang sering terjadi. Salah satunya banjir ketika hujan deras melanda.
“Ini masalah lingkungan, karena itu Kota Ternate harus ditata secara baik dan profesional. Ternate merupakan kota unik, dimana ada tiga pemandangan yang bisa dinikmati sekaligus, yakni gunung, laut dan danau. Hal ini sangat berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, faktor lingkungan ini harus diperhatikan dan dijaga secara baik,” ungkap mantan Sekretaris Daerah Ternate ini.
Di Kota Ternate ini, sambung Tauhid, produksi sampah yang dihasilkan cukup banyak. Saking banyaknya, jika sampah-sampah itu ditumpuk bisa menjadi sebuah pulau. Selain itu, masalah air bersih dimana masih banyak masyarakat yang belum menikmati air bersih secara layak.
“Semua permasalahan ini harus bisa diselesaikan oleh pemerintah Kota Ternate secara profesional. Karena itu, tidak boleh salah memilih pemimpin,” jabarnya.
Menurut Tauhid, Kota Ternate butuh pemimpin yang tahu persis permasalahan masyarakat secara detail. Sehingga memiliki formula, untuk menyelesaikan permasalahan.
“Kalau ada kandidat yang memberi janji-janji, saya dan Pak Jasri tidak mau berikan janji. Insya Allah kalau kami terpilih, kami akan wujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat,” ujarnya.
Tauhid juga mengimbau agar warga Kelurahan Kalumata dapat menyukseskan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate tanggal 9 Desember 2020 dengan menciptakan suasana aman dan damai.
“Saling menjaga kebersamaan dan silaturahmi, agar kota ini tetap nyaman bagi semua orang,” pungkas Tauhid mengakhiri kampanye.
Di akhir kampanye, Imam Masjid Kalumata Ali Fabanyo turut memimpin doa bersama demi kesuksesan paslon TULUS pada 9 Desember nanti.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.