Tandaseru — Polemik pembongkaran ruangan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Ternate dan ruangan praktek sejumlah dokter akhirnya menemui titik terang. Ini setelah DPRD melakukan hearing dengan Labkesda dan holding company, Rabu (23/9).

Direktur Holding Company Muhammad Ramdani saat ditemui selesai melakukan rapat dengan DPRD mengatakan, persoalan tersebut telah diselesaikan bersama.

“Jadi pembongkaran dua ruangan tersebut bukan semata-mata untuk Perusda itu sendiri, tapi Labkesda ini mempunyai perang penting, makanya dua ruangan itu representatif untuk Labkesda maka dari itu Perusda juga tidak mau mempersoalkan persoalan tersebut,” ungkapnya.

Dia bilang, pembongkaran tersebut tak lain untuk pembenahan desain sesuai standar Kimia Farma. Dia mengakui, bangunan tersebut merupakan aset daerah.

“Karena ada fungsi ruangan sesuai dengan desain yang dimiliki oleh Kimia Farma,” jelasnya.

Menurutnya, kerja sama holding company dengan Kimia Farma juga bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah. Karena itu, kehadiran Kimia Farma juga akan memberikan dampak positif untuk Labkesda.

“Karena setiap pelayanan yang akan dipersiapkan oleh beberapa dokter di Kimia Farma akan diperiksa di Labkesda juga,” ucapnya.

Perusda sendiri melakukan kesepakatan dengan Kimia Farma pada Desember 2019 sebelum pandemi Covid-19 merebak.

“Baru 2 bulan yang lalu rekomendasi keluar dari BUMN sekaligus dengan anggaran dari BUMN untuk Kimia Farma terkait dengan pembenahan fungsi-fungsi ruangan,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Labkesda Rini Ariani Amra menyatakan, dalam rapat tersebut telah disepakati bersama bahwa ruangan Labkesda tak jadi dibongkar.

“Ruangan yang ingin dibongkar itu ruangan praktek dokter. Kalau dilakukan pembongkaran maka kami akan melakukan check-up menggunakan ruangan apa?” katanya.

“Tapi alhamdulilah sudah ada titik terang, dari Direktur Holding Company juga sudah mengiyakan karena untuk kemaslahatan semua masyarakat Kota Ternate yakni bangunan tersebut ditempati seperti sediakala. Jadi sebelahnya Apotek Kimia Farma dan sebelahnya lagi tetap Labkesda,” tandasnya.