Tandaseru — Tekad calon bupati dan wakil bupati petahana Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Aliong Mus dan Ramli (AMR) merebut rekomendasi partai pengusung pesaingnya, Muhaimin Syarif-Safruddin Mohalisi (MS-SM) langsung mendapat tentangan PDI Perjuangan. PDIP sendiri merupakan salah satu partai pengusung MS-SM.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) dan Komunikasi Politik DPC PDIP Taliabu Budiman L. Mayabubun menyatakan, rekomendasi partai berlambang banteng itu bersifat final. Rekomendasi diberikan kepada pasangan MS-SM berdasarkan pemetaan geopolitik dan kepentingan nasional di daerah, tidak serta-merta dikeluarkan begitu saja.
“Jadi saya tantang, AMR bisa atau tidak mengubah balik dukungan PDI Perjuangan kepada mereka dari MS-SM. Jika tidak, berarti ada proses kekeliruan berpolitik. Kita mestinya (dalam Pilkada) lebih fokus pada aspek membangun kerangka pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya kepada tandaseru.com, Selasa (18/8).
Budi menyebutkan, pernyataan AMR untuk merebut rekomendasi enam partai politik yang berkoalisi dengan MS-SM sama halnya memandang remeh keputusan pimpinan partai.
“Ini kan anggap remeh. Kira partai ini bisa mau diatur seenaknya saja. Jangan berkaca pada Pak Rudi Erawan (mantan Bupati Halmahera Timur, red), tapi berkacalah pada pada diri sendiri bagaimana membangun daerah sehingga ini menjadi pertimbangan DPP mendukung dirinya. Kan begitu saja,” ujarnya.
Menurut Budi, rekomendasi PDIP bisa saja berubah. Namun pastinya akan diberikan pada kader utama partai. Sementara Aliong sendiri adalah seorang politikus Partai Golkar.
“Kalau ada perubahan, tidak akan jatuh ke orang lain. Pasti ke kader partai juga. Kan masih ada Ketua DPC, Sri Susiana Dewi Sopamena. Kenapa harus jatuh ke orang lain?” tukasnya.
Dia menegaskan, rekomendasi sudah selesai dan tinggal menunggu sekolah partai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan yang telah diumumkan pada 11 Agustus lalu.
“Prosesnya sudah jalan, dan tinggal menunggu sekolah partai. Janganlah membangun opini liar yang akan membingungkan masyarakat, apalagi membuat citra partai kami rusak. Ya pasti citra partai kami rusak kalau buang opini seperti ini di masyarakat,” tegasnya sembari berpesan agar AMR fokus berpikir membangun daerah di akhir sisa jabatan yang ada.
Sebelumnya, Aliong yang telah mengamankan usungan empat parpol dengan 8 kursi menyatakan upayanya membangun komunikasi politik dengan enam partai lainnya. Ia dan pasangannya beriat mengamankan pula dukungan partai-partai itu sebelum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum. Enam partai tersebut saat ini berkoalisi dengan pasangan MS-SM.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.