Tandaseru — Simulasi pembelajaran tatap muka yang rencananya dilaksanakan Selasa (18/8) besok di Kota Ternate, Maluku Utara, belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, sampai saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate belum memberikan izin secara resmi kepada Dinas Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Ibrahim Muhammad ketika ditemui Senin (17/8) mengatakan, sampai saat ini Diknas masih menunggu surat izin dari Gugus Tugas. Selama surat belum keluar, pembelajaran daring akan tetap dilakukan.
“Sekarang kita berkiblat pada Gugus Tugas. Kalau sampai saat ini belum diberi izin, kita tetap akan melaksanakan pembelajaran secara daring,” tutur Ibrahim.
Ibrahim bilang, kalau pun dilakukan simulasi pembelajaran tatap muka, harus berdasarkan desain pembelajaran. Sebab belajar daring juga tetap masih berlaku.
“Kita desain dalam satu minggu siswa datang dua kali dalam seminggu, sehingga pembelajaran daring tetap ada,” ujarnya.
Kepala Operasional Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate, M. Arif Gani yang dikonfirmasi menuturkan, penundaan pembelajaran tatap muka ini berdasarkan edaran empat menteri yang menyaratkan pemberlakuan belajar tatap muka itu hanya pada zona tertentu.
“Edaran menteri ini memerintahkan hanya zona hijau dan yang nol kasus saja yang bisa membuka sekolah, sementara Ternate masih berada pada zona oranye. Itu berarti, sekolah pembelajaran tatap muka masih ditangguhkan,” kata Arif.
“Kita belum bisa laksanakan simulasi besok, karena kondisi belum memungkinkan,” tandasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.