Tandaseru — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Maluku Utara menilai sekolah di Ternate sudah boleh kembali dibuka. Meski begitu, pihak sekolah harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Kepala Operasional Gustu Ternate, M. Arif Gani menyatakan, Selasa (11/8) Gustu akan menggelar pertemuan dengan Dinas Pendidikan untuk membahas pengaktifan kembali kegiatan belajar-mengajar tatap muka.
“Pasti akan dibuka, tinggal mengatur protokol kesehatannya di masing-masing sekolah. Besok Gugus Tugas akan mendengar langsung paparan dari Dinas Pendidikan terkait dengan kesiapannya, kemudian kita akan siap mengawal dari aspek protokol kesehatan,” kata Arif, Senin (10/8).

Arif bilang, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sudah mengarahkan agar keputusan membuka sekolah dikembalikan ke daerah masing-masing. Sepanjang daerah tersebut bisa menjamin penerapan protokol kesehatan.
“Saya kira tidak bermasalah kalaupun sekolah itu dibuka,” ucap Arif.
Saat ini, sambung Arif, Kota Ternate sudah termasuk dalam kategori zona oranye penyebaran Covid-19. Sebelumnya, kondisi Ternate begitu parah hingga masuk zona merah. Per Senin, jumlah kasus terkonfirmasi positif corona di Ternate sebanyak 698 kasus, dengan jumlah pasien sembuh 574 orang.
“Begitu juga dengan perubahan protokol kelima yang kemajuan angka kesembuhan pasien positif corona berjumlah 574 orang,” paparnya.
Sementara peralatan untuk mendukung protokol kesehatan seperti masker dan tempat cuci tangan bisa disesuaikan dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Dengan adanya dana BOS bisa menyesuaikan dengan kebutuhan di sekolah,” tandas Arif.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.