Tandaseru — Kampanye perdana pasangan calon kepala daerah Halmahera Tengah, Maluku Urara, Edi Langkara-Abd Rahim Odeyani (Elang Rahim), di Kecamatan Weda Selatan dinilai bermuatan informasi bohong dan provokatif.
Pasalnya, Elang-Rahim menyerang calon bupati Ikram Malan Sangadji dengan menyatakan Ikram menggusur 300 hektare lahan untuk proyek food estate di desa Tilope, Weda Selatan, tanpa ganti rugi kepada masyarakat.
Juru Bicara Ikram Malan Sangadji dan Ahlan Djumadil (IMS-ADIL), Hamdan Halil, pun angkat bicara dengan konten kampanye itu. Hamdan mengatakan, konsep kampanye Elang-Rahim itu bohong dan provokatif sehingga perlu diluruskan.
“Elang-Rahim putar balik fakta terkait kampanye IMS gusur lahan tidak ada proses ganti rugi tanaman di lokasi PNP Tilope saat pembangunan food estate, itu bohong besar,” ujarnya, Sabtu (28/9/2024).
Menurutnya, sebelumnya telah dilaksanakan pertemuan antara kepala Dinas Pertanian dengan masyarakat setempat sehingga tidak terjadi protes.
“Bahkan masyarakat dilibatkan dalam pengelolaan food estate tersebut,” katanya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.