Tandaseru — Bawaslu Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar sosialisasi kepemiluan terhadap ormas, OKP, tokoh masyarakat dan insan pers, Kamis (31/3). Melalui sosialisasi itu, diharapkan semua pihak ikut bersama-sama mengawasi Pemilu 2024.

Ketua Bawaslu Haltim Suratman Kadir menyatakan dengan adanya kegiatan tersebut semua peserta diminta menyosialisasikan kepada masyarakat luas tentang Pemilu, serta mengawasi jalannya Pemilu.

“Ini merupakan langkah awal Bawaslu dalam menyongsong tahapan Pemilu/pemilihan tahun 2024. Karena mengingat saat ini tahapan telah berjalan, di mana ada tahapan persiapan hingga pada tahapan pelaksanaannya. Jadi kami mempersiapkan SDM serta kerja sama dengan seluruh stakeholder dalam memasuki tahapan inti yang akan dilaksanakan pada tahun ini atau di awal tahun 2023,” ungkapnya.

Ia mengakui, selama ini pengawasan Pemilu terbilang belum maksimal lantaran masih terbentur regulasi yang tidak searah dengan kondisi di lapangan.

“Jadi sosialisasi ini adalah sosisalisasi kepemiluan, yang mana dapat memberitahukan ke seluruh stakeholder bahwa Pemilu siap digelar sebagaiman telah disepakati oleh DPR tertanggal 14 Februari 2024, maka dari itu kami perlu kerja sama dengan semua stakeholder dalam memaksimalkan pengawasan,” tandasnya.

Sementara Koordinator Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Kartini Abdullah menjelaskan, dalam menghadapi tahapan Pemilu, ada dua tindakan yang selalu dilakukan yakni pencegahan dan pengawasan.

“Saat ini merupakan suatu pencegahan, kemudian nantinya ada ouput dalam proses mengawasi. Dalam mengahadapi dua tahapan sekligus di tahun 2024, yakni Pemilu dan Pilkada, tentunya ini butuh kerja sama dengan semua stakeholder yang memiliki pengaruh langsung di tingkat desa,” pungkasnya.