Tandaseru — RSUD dr. H. Chasan Boesoirie Ternate berhasil melaksanakan tindakan kateterisasi otak atau Digital Subtraction Angiography (DSA) cerebral, Sabtu (10/10/2026). Prosedur medis ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab stroke perdarahan sekaligus memetakan struktur pembuluh darah otak secara mendetail pada seorang pasien.
Dokter Spesialis Neurologi (Saraf) RSUD Chasan Boesoirie, dr. Reza M. Ammarie, Sp.N, FINA, menjelaskan pasien mengalami stroke akibat pecahnya pembuluh darah otak yang diduga berkaitan dengan Arteriovenous Malformation (AVM), yakni kelainan hubungan antara pembuluh darah arteri dan vena.
“Pemeriksaan DSA cerebral ini membantu kami menganalisis secara langsung dan jelas struktur pembuluh darah yang bermasalah. Dari gambaran detail tersebut, kami dapat menyusun rencana terapi lanjutan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi klinis pasien baik secara intervensi endovaskular maupun base medical treatment,” ujar dr. Reza.
Tindakan kateterisasi otak ini menerapkan teknik minimal invasif tanpa sayatan besar, di mana tim medis hanya membuat tusukan kecil di paha kanan pasien untuk mengarahkan selang kateter halus menuju pembuluh darah otak.
“Secara umum, prosedur berjalan lancar tanpa kendala. Pasien saat ini dalam kondisi stabil dan tidak mengalami penurunan fungsi saraf baru setelah tindakan. Tim medis terus melakukan pemantauan intensif selama masa perawatan, termasuk pemantauan pada area tusukan selama enam jam pascatindakan,” ungkap dr. Reza.
Sementara itu, Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, M.Kes., menyampaikan keberhasilan tindakan ini merupakan langkah nyata rumah sakit dalam meningkatkan standar layanan diagnostik dan penanganan penyakit saraf di Maluku Utara.
“Kemampuan melakukan pemeriksaan spesifik seperti DSA ini sangat penting agar terapi yang diberikan kepada pasien benar-benar presisi. Kami terus mengupayakan peningkatan kompetensi tenaga medis, kesiapan sarana dan prasarana, serta koordinasi tim yang solid agar masyarakat Maluku Utara mendapatkan pelayanan medis terbaik,” tegas dr. Rosita.
Melalui pengembangan layanan neurologi ini, RSUD dr. H. Chasan Boesoirie berkomitmen terus memberikan pelayanan diagnostik dan penanganan stroke yang terarah, aman, dan berorientasi pada kesembuhan pasien.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.