Tandaseru — Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi melakukan pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kota Sofifi, Kamis (14/1). Pencanangan ditandai dengan penyuntikan vaksin Sinovac ke sejumlah tokoh publik.
Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba tampak memantau langsung pelaksanaan vaksinasi. Gubernur sendiri tak ikut divaksin lantaran telah berusia 70 tahun.
Dalam konferensi pers usai pencanangan vaksinasi, Gubernur menyatakan dengan adanya pencanangan tersebut diharapkan masyarakat tak perlu lagi khawatir menerima vaksin.
“Kita semua harus melakukan ini (vaksinasi, red) demi kesehatan kita bersama. Kita berharap media bisa menyebarkan berita baik ini agar tidak ada lagi hoaks yang beredar terkait vaksin,” ujar Gubernur yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Malut dr. Idhar Sidi Umar.
Sementara Kadis Kesehatan Malut dr. Idhar Sidi Umar menjelaskan, vaksinasi menjadi salah satu terobosan paling cepat untuk meredam pandemi Covid-19. Dengan penyuntikan vaksin, seseorang bakal mendapat kekebalan terhadap virus corona.
“Vaksin adalah cara memberikan kekebalan dengan memasukkan kuman yang dilemahkan ke tubuh agar tubuh merespon dan membentuk antibodi,” jelasnya.
Setelah vaksinasi pertama ini, sambung Idhar, Rektor Unkhair dan tokoh lain yang telah divaksin bakal diberikan vaksinasi kedua. Penyuntikan vaksin tahap dua dilakukan setelah 14 hari vaksinasi pertama.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.