Tandaseru – Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, meminta masyarakat Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Kabupaten Halmahera Tengah untuk menahan diri di tengah momentum hari besar keagamaan yang jatuh secara bersamaan, Jumat (3/4/2026).

Ketegangan antarwarga dua desa di Kecamatan Patani Barat tersebut, memicu kekhawatiran akan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Waris menekankan agar kesucian hari Jumat tidak dinodai oleh pertikaian.

Pesan Persaudaraan di Hari Suci

Kapolda mengingatkan, hari ini merupakan hari sakral bagi umat Muslim maupun Nasrani, sehingga perdamaian harus menjadi prioritas utama.

“Bagi umat Muslim, ini adalah hari Jumat yang penuh berkah. Sementara bagi saudara-saudara Nasrani, ini juga merupakan Jumat Agung. Jumat adalah hari yang baik, jangan diisi dengan pertikaian. Kita semua bersaudara,” tegas Waris.

Imbauan Bijak Bermedia Sosial

Selain meminta ketenangan di lapangan, masyarakat juga diingatkan tidak menjadi “provokator digital” yang memperkeruh suasana.

  • Tahan Jari: Masyarakat diminta tidak menyebarkan konten yang memancing emosi kedua belah pihak.
  • Verifikasi Informasi: Hindari mempercayai dan meneruskan kabar yang belum terbukti kebenarannya.
  • Sikap Hormat: Mengedepankan sikap saling menghormati antar kelompok masyarakat.

Saat ini, pihak kepolisian terus melakukan langkah-langkah preventif di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali. Langkah ini diambil guna mengantisipasi perluasan konflik yang dapat mengganggu keamanan wilayah Maluku Utara secara umum.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kedamaian. Semoga negeri kita tetap aman dan damai,” tutup Waris.

Ika Fuji Rahayu
Editor
Ika Fuji Rahayu
Reporter