Tandaseru — Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 1 Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, Sashabila Mus dan La Ode Yasir (SAYA TALIABU), melaksanakan kampanye di zona tiga yang meliputi Kecamatan Taliabu selatan, Tabona dan Timur Selatan. Kampanye di zona ini akan berakhir pada 12 Oktober sesuai jadwal yang ditetapkan.

Ketua DPC Partai Hanura Taliabu yang juga juru kampanye SAYA TALIABU, Siliwanus Tono Himalaya, mengajak masyarakat pesisir selatan Taliabu memilih pemimpin perubahan, bukan gaya kepemimpinan tirani yang dinilai sedang dipraktikkan oknum pejabat di Taliabu saat ini.

Politikus muda yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu itu menegaskan, untuk menjemput perubahan 5 tahun mendatang, maka selain membutuhkan pemimpin yang memiliki rekam jejak yang baik dan bersih, Taliabu juga memerlukan pemimpin yang dapat menjadi rantai berpikir.

“Di fase pemilukada ini kita harus berani mengubah gaya kepemimpinan yang ada sekarang ini, dan saya bersama teman-teman di partai pendukung pasangan SAYA TALIABU ini telah bersepakat bahwa kita harus mampu melahirkan pemimpin yang lebih berpihak,” ujarnya, Rabu (9/10/2024).

Tono menilai, kepemimpinan yang diterapkan pejabat saat ini adalah model kepemimpinan yang hanya berorientasi pada kekuasan.

“Pemimpin seperti itu kelihatan berpihak saat ada momen, dan lebih berpihak bawa artis joget-joget. Tidak boleh lagi pilih yang begitu-begitu, bapak ibu, itu sebuah pemborosan,” sesalnya.