Sehingga itu, Hidayatullah berharap media menjunjung tinggi etika jurnalistik dalam setiap pemberitaan terkait pilkada, sebab informasi yang disampaikan oleh media harus akurat, objektif, dan tidak menimbulkan persepsi yang menyesatkan.

“Kami menyadari bahwa di era digital saat ini, berita menyebar dengan sangat cepat, dan karenanya media memiliki tanggung jawab moral untuk tidak menyebarkan hoaks atau berita yang mengandung unsur provokasi yang dapat memecah belah masyarakat. Media juga perlu menempatkan diri sebagai penjaga stabilitas sosial, memberikan pemberitaan yang sejuk, dan berperan dalam menciptakan suasana kondusif selama pilkada,” harapnya.

Untuk itu, lanjutnya, sinergi antara Polri dan media adalah salah satu kunci kesuksesan pilkada damai di Haltim. Jajaran Polres Haltim siap membuka ruang komunikasi dengan rekan-rekan media, demi memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik sesuai dengan fakta di lapangan dan tidak menyulut konflik.

“Melalui deklarasi damai ini, kita bersama-sama menunjukkan komitmen untuk mewujudkan pilkada yang damai, aman, dan demokratis. Saya percaya, dengan sinergi yang kuat antara Polri dan media, serta dukungan penuh dari masyarakat, kita dapat mengawal proses pilkada ini dengan baik hingga akhir,” tandasnya.