“Sekalipun saudara Ketua DPD, tidak mutlak mendapat rekomendasi, karena ada mekanisme dan standar penilaian pengabdian terhadap partai, bukan sekadar gagah-gagahan atau elektabilitas semu. Termasuk, evaluasi selama 5 tahun apa yang saudara telah berbuat untuk masyarakat dan partai?” jabarnya.
Dalam proses itu, Partai Nasdem akan memantau, menilai, melakukan assessment, dan survei. Atas semua pertimbangan itu, pada saatnya Partai Nasdem akan menetapkan keputusan yang terbaik bagi masyarakat Maluku Utara.
“Semuanya diabdikan bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Menurut Malik, Ketua DPW Partai Nasdem Achmad Hatari telah menegaskan bagi yang mau maju pilkada silakan melakukan sosialisasi. Partai akan melakukan penilaian dan survei untuk menentukan siapa yang akan dimajukan sebagai calon bupati, dan calon wali kota.
“Tentu ini instruksi yang fair, inklusif, dan demokratis. Karena Pak Hatari bukan seorang yang otokrat. Pak Hatari orang yang sangat demokratis dan memberi kesempatan yang setara kepada semua,” katanya.
Malik menambahkan, Partai Nasdem juga tetap dengan nilai-nilai yang sudah menjadi kebijakan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, yaitu partai tanpa mahar.
“Partai NasDem partai tanpa mahar. Siapapun yang maju untuk ikut pilkada melalui Partai Nasdem tak dipungut mahar. Gratis. Ini norma dasar. Partai Nasdem tidak memberikan keistimewaan kepada figur-figur tertentu. Semua dilakukan secara objektif melalui mekanisme terbuka. Tidak ada permainan kongkalikong, di balik pintu dan segala macam yang bersifat tertutup, abu-abu dan samar,” bebernya.
“Semua terbuka. Silakan siapa saja yang mau maju untuk melakukan sosialisasi. Tapi ingat, semua dilakukan dalam koridor kepatutan, berpartai, berkarya dan berbakti,” tandas Malik.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.