Wisata edukasi atau wisata pendidikan merupakan tren masyarakat yang belakangan ini menjadi semakin menggeliat dan menjadi daya tarik tersendiri. Tren pariwisata yang tidak lagi sekedar bertumpu pada gaya hidup bersenang-senang semata melainkan juga pengalaman belajar dari sebuah objek wisata itu sendirisebagaimana kawasan kebun Kangkung di kelurahan Gambesi tersebut. Kawasan ini memiliki potensi lanskap alami dengan ruang hijau terbuka, vegetasi yang beragam serta keragaman satwa liar, budidaya tanaman obat serta penyedap rasa bumbu dapur dengan kondisi topografi ideal untuk dikembangkan sebagai sebuah destinasi wisata menarik termasuk wisaata edukasi yaitu suatu program atau destinasi wisata yang menawarkan unsur-unsur pendidikan didalamnya.

Kegiatan pengembangan objek wisata seperti ini dapat dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan Agro-edu tourism melalui: 1). Pengembangan program wisata; 2). Penyusunan program atraksi wisata; 3).Penyusunan program dan paket wisata. Banyak hal tentunya yang dapat diperoleh dari kegiatan belajar lapangan seperti ini termasuk diantaranya kita memahami bagaimana strategi untuk menyiasati kelangkaan pangan dan keterbatasan lahan serta merasakan secara lebih dekat denyut nadi kehidupan para petani Kangkung yang melegenda di kelurahan Gambesi tersebut.

Disisi yang lain, para peserta jelajah akan memahami secara langsung bagaimana konsep pembangunan berkelanjutan dengan konsep back to nature  dewasa ini menjadi kiblat bagi wisatawan minatkhusus seperti wisata  kuliner dan wisata sejarah dapatdipadukan dengan nilai kultural masyarakat setempat.Sungguh sebuah petualangan sekaligus edukasi yang menarik untuk diselami. Terlebih di era transformasi digital yang berkembang pesat saat ini. Kita tentu dapat memanfaatkan kegiatan seperti ini sebagai sumber memperoleh konten-konten kreatif yang dapat di publikasikan ke berbagai platform digital (media sosial) tetunya.

Safira Denita Royani selaku Project Officier Literasi Digital provinsi Maluku Utara mengungkapkan: “Dalam kaitan inilah maka kita merasa semakin pentingnya upaya bersama untuk terus menggalakkan program literasi digital secara meluas di setiap segmen kelompok masyarakat. Karena itulah maka Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) menyelenggarakan Talkshow Makin Cakap Digital yang akan di gelar di Lapangan Gambesi Ternate Selatan. Talkshow ini sendiri akan dilaksanakan pada Sabtu (20/4) pukul 20.00 WIT, dengan tajuk: “Menjadi Netizen Yang Bijak Dalam Bermedia Sosial.” Dan, tentunya tidak kalah serunya adalah bintang tamu Fresly Nikijuluw, vokalis berbakat dari kota Musik Ambon provinsi Maluku yang selalu tampil memukau dengan lirik lagu-lagu “galau”nya serta penampilan memukau dari para musisi lokal Maluku Utara seperti Alan Dharmawan, Randy Husain, Arjuna Pratama, Putri Dwi Sinta yang akan menghibur audiens pada kagiatan Talkshow Makin Cakap Digital kali ini.” Pungkas Safira.