Di kesempatan itu, ia juga menginstruksikan seluruh caleg harus siap dan percaya diri merumuskan agenda strategi dan taktik untuk merebut kemenangan di masing-masing dapil.

“Karena sudah masuk pada medan peperangan, jadi inilah saatnya. Waktu kampanye terbatas hanya 75 hari dan sudah dimulai tanggal 28 November kemarin sampai 10 Februari 2024. Sehingga itu, bagi seluruh caleg pintar-pintar menghitung hari. Tidak ada kata santai kalau merebut kemenangan, meskipun didukung oleh lima dewan pimpinan cabang (DPC) wilayah. Harus lebih bekerja keras lagi melakukan pendekatan dengan para konstituen (warga) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan KPU,” pintanya.

Kendati begitu, kata Rahmi, tidak terlepas dari itu harus berpegang teguh pada salah satu amanah Partai Demokrat bahwa kader partai saat melaksanakan aktivitasnya harus cerdas dan santun.

“Waktu sangat terbatas dengan wilayah geografis, kepulauan seperti ini maka jangan dianggap remeh. Manfaatkan sebaik mungkin dari hari ke hari untuk melakukan kampanye. Ini saya sudah tegaskan dari awal, sehingga apa yang kita cita-citakan di momentum kali ini, kemenangan bisa kita wujudkan,” paparnya.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Malut ini menuturkan, Rakorda kali ini tentunya sangat strategis mengingat sudah masuk pada tahapan kampanye. Sehingga perlu menyatukan langkah untuk mengkonsolidasikan target kemenangan Pemilu.

“Saya ingatkan kembali pada forum ini, pada rapat kerja daerah beberapa bulan lalu kita sudah rumus target perolehan kursi yang akan kita raih. Mulai sekarang kita harus tancap gas,” tandasnya.