Tandaseru — Program prioritas Halbar Terang Pemda Halmahera Barat, Maluku Utara, rupanya tak sekadar isapan jempol.
Hal ini dibuktikan setelah Wakil Bupati Djufri Muhamad menerima kunjungan dari Manajer PLN Listrik Desa Provinsi Maluku Utara di ruang kerjanya, Kamis (31/8).
Djufri dalam kesempatan itu menyampaikan, kedatangan PLN dengan program Listrik Desa (LisDes) merupakan kebanggaan bagi pemerintah daerah yang wajib disambut dengan senang dan penuh kegembiraan, karena membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program Halbar Terang di Halmahera Barat.
“Kami sangat mendukung penuh dan men-support full bahkan Kadis PMPD sudah diperintahkan untuk mengundang camat, kades, BPD, pada hari Senin mendatang untuk dilakukan rapat bersama, supaya semuanya dapat disusun dengan strategi sehingga bisa mendukung jalannya pelaksanaan pekerjaan yang akan dilakukan oleh pihak PLN,” ucap Djufri.
Dari 173 desa di Halbar, tersisa 10 desa saja yang belum teraliri listrik. Bahkan desa terdekat yang selama ini merindukan listrik seperti Guaeria dan Gulao juga sudah memperoleh listrik.
“Sekarang tinggal di Loloda Selatan satu desa dan sembilan desa di Kecamatan Loloda Tengah. Dan alhamdulillah dari pihak PLN sudah bersedia untuk menyanggupi bahkan ditargetkan dalam bulan Oktober sampai pada November ini semuanya sudah dinyalakan listriknya,” paparnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.