Lutfi bilang, tim kesehatan juga sudah menuju ke lokasi untuk bergabung dengan tim Puskesmas Mesa agar melakukan pemantauan kemungkinan terjadi kasus-kasus akibat banjir.

“Tim ini dibekali dengan obat-obatan dan vaksin, namun karena jalan belum dapat dilalui sehingga vaksin sementara waktu diamankan di Puskesmas Sagea mengingat vaksin harus berada dalam suhu tertentu,” jelasnya.

Menurut Lutfi, tim yang menuju ke lokasi itu belum sampai karena jalur darat yang menghubungkan ke Desa Mesa jalannya putus.

“Mereka ikut jalur darat tapi karena jalan rusak dan tidak bisa dilalui, sehingga sementara berupaya untuk lewat laut. Laut sementara juga ombak besar belum bisa menyeberang,” pungkasnya.