Sementara itu, Laporan Ketua Panitia Abdurahman M Ali, KSM dilakukan berjenjang, mulai pada tingkat sekolah (Madrasah), tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi dan selanjutnya akan diperlombakan pada tingkat nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada September 2023 mendatang.
“Bagi para peserta yang berhasil lolos 5 besar di tingkat kabupaten/kota akan mengikuti ajang yang sama ke tingkat provinsi yang saat ini sedang berlangsung,” katanya.
Ia menambahkan, terdapat 11 mata lomba yang dipertandingkan yakni, kategori MI dengan mata lomba (Matematika terintegrasi dan Sains terintegrasi), kategori MTs dengan mata lomba (Matematika terintegrasi, IPA terpadu terintegrasi dan IPS terpadu Terintegrasi) dan kategori MA dengan mata lomba (Matematika terintegrasi, Fisika terintegrasi, Biologi terintegrasi, Kimia terintegrasi, Ekonomi terintegrasi dan Geografi terintegrasi), dengan lokasi perlombaan dipusatkan di MTs Kota Ternate.
“Ujian ini dilakukan semi online deng berbasis komputer dalam 6 sesi, dan setiap kabupaten/kota mengutus 55 peserta dengan total peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 550 siswa madrasah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama di Jakarta untuk menjadi tuan rumah pada ajang Sains Madrasah tingkat nasional pada tahun 2024 nanti.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.