Tandaseru — Setelah sekian tahun memperjuangkan kemerdekaan listrik di Pulau Mare, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di bawah kepemimpinan Wali Kota Capt. Ali Ibrahim dan Wakil Wali Kota Muhammad Sinen bekerjasama dengan PT PLN Maluku-Maluku Utara berhasil mewujudkan kebutuhan listrik masyarakat di Pulau Mare.
Hal ini ditandai dengan dinyalakannya meteran listrik pada salah satu rumah warga sebagai tanda peresmian PLTD Pulau Mare oleh Wali Kota didampingi Forkopimda, Manager PLN UP3 Ternate Eka Panji Sapta Prasetya, Manager ULP PLN Tidore Muhammad Zulfikar, serta pimpinan OPD terkait yang dipusatkan di Desa Maregam, Senin (31/7).
“Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan di bawah kepemimpinan saya dengan Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pimpinan PT PLN Maluku-Maluku Utara bersama jajarannnya yang telah bekerja keras sehingga pada hari ini mimpi masyarakat Pulau Mare untuk memiliki penerangan Listrik di Desa Maregam dan Marekofo dapat terwujud, walaupun masih bertahap,” tutur Ali.
Meskipun masih bertahap, mesin pembangkit listrik tahap kedua sudah ada. Hanya saja pemkot dan PLN masih mencari cara mengangkut 1 unit mesin pembangkit listrik berkapasitas lebih besar ke PLTD Pulau Mare. Mengingat surutnya air laut di depan PLTD Pulau Mare terlalu jauh dari lokasi PLTD Pulau Mare.
”Perlu kami sampaikan bahwa mesin pembangkit listrik tahap kedua sudah ada, namun, kami masih mencari kapal landeng yang draft 1 meter belum dapat. Jadi harapan saya, masyarakat dan kepala desa mohon bersabar, karena surutnya air laut terlalu jauh dari lokasi PLTD Pulau Mare, sehingga kita harus bersabar menunggu musim air pasang tertinggi seperti pada saat bulan purnama,” ucap Ali.
Wali kota dua periode ini juga mengatakan, pemerintah daerah mengupayakan di perubahan anggaran tahun ini untuk membangun jalan tani dari lokasi PLTD Pulau Mare ke Desa Maregam sebagai salah satu akses alternatif agar dapat memobilisasi kebutuhan PLTD Pulau Mare melalui Desa Maregam.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.