Tandaseru — Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Halmahera Barat akan melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) tentang manajemen risiko pada proses perencanaan.
Bimtek yang akan dilaksanakan pekan depan itu diketahui sumber anggarannya dari penghargaan atas capaian Pemda Halbar sebagai juara satu dalam perencanaan pembangunan daerah kabupaten/kota di lingkup Provinsi Maluku Utara. Penghargaan sebesar Rp 100 juta itu sesuai peraturan gubernur.
Kepala Bappeda Julius Marau pada tandaseru.com mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memetakan risiko proses perencanaan pembangunan di Halmahera Barat maupun pengendalian dan evaluasi dan menyiapkan mitigasinya. Dengan begitu semua proses kegiatan mulai dari perencanaan, pengendalian dan evaluasi selalu sukses dan tidak ada masalah.
“Proses perencanaan ada risiko, karena itu bimtek ini dimaksudkan supaya teman-teman di Bappeda ini memiliki kemampuan mengidentifikasi risiko dan menyiapkan mitigasi,” ungkap Julius, Kamis (27/7).
Mantan Kepala Inspektorat ini menjelaskan, perencanaan, pengendalian, dan evaluasi itu ada risiko-risikonya. Perencanaan misalnya, program kegiatan dari OPD tidak sesuai dengan dokumen perencanaan RPJMD atau RKPJ itu merupakan sebuah risiko.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.