Tandaseru — Pengunduran diri Abubakar A Rajak dari jabatan Kepala Dinas PUPR Halmahera Barat, Maluku Maluku, mendapat tanggapan Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Asdian Taluke.
Anggota Komisi III ini menginginkan Dinas PUPR dipimpin seorang putra daerah. Abubakar sendiri berasal dari Kota Tidore Kepulauan.
“Prioritaskan putra daerah agar dia lebih tahu kondisi riil yang ada di Halmahera Barat. Kita bisa lihat sendiri yang terjadi saat ini, kepala dinas di luar Halbar itu mereka selalu bolak-balik dan tidak menetap. Tetapi kalau asli putra daerah dia menetap di Halbar dan koordinasinya gampang,” kata Asdian pada tandaseru.com, Rabu (12/7).
Menurut dia, Halmahera Barat memiliki sumber daya manusia yang banyak dan cukup mumpuni dalam dunia birokrasi. Hanya saja pemerintah daerah tidak mempercayakan mereka menduduki jabatan strategis semisal Kepala Dinas PUPR.
“Jadi untuk kadis PUPR harus putra daerah. Pertanyaannya apakah SDM di Halbar sudah tidak ada, sehingga harus diambil dari luar daerah? Makanya harus difokuskan putra daerah, kan banyak SDM dari Halbar tetapi tidak difungsikan,” cetusnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.