Sementara dari 2.000 penerima program BSPS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara, Kota Ternate yang paling sedikit penerimanya.
“Itu di 10 kabupaten kota dan Ternate yang paling sedikit yah, 75 saja yang lainnya ada 300 ada yang 400 ada yang 100 gitu, yang paling besar yang aspirasi dari Halmahera Barat,” kata dia.
Untuk itu, dia berkomitmen agar program bantuan seperti BSPS kuotanya bisa bertambah dan Maluku Utara bisa terus memperoleh bantuan tersebut.
Seperti halnya program Indonesia pintar (PIP) berupa beasiswa untuk pelajar di Maluku Utara. Sebelumnya, PIP hanya 15 ribu penerima, kini bertambah jadi 30 ribu penerima pertahun.
“Jadi saya ucapkan terima kasih kepada balai, PPK, yang membantu mewujudkan program (BSPS) ini. Tadi juga dilihat bahwa masyarakat yang membutuhkan terasa dampaknya yah,” ungkapnya.




Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.